Penggalangan Bantuan “POSKO PALU SIGI DONGGALA” FAKOM

Madiun Kota – Pada tanggal 7/10/2018 Forum Anak Kota Madiun  (FAKOM) Peduli bencana “PALU SIGI DONGGALA” di Car Free Day Jalan Pahlawan Kota Madiun. Selain pandai dibidang akademik,  juga untuk melatih jiwa sosial dan solidaritas. Selain itu anak Fakom juga dibekali pelatihan keterampilan membatik untuk menumbuhkan kreatifitas anak agar bisa meneruskan warisan leluhur bangsa.(ekosant.dinsospppa)

Penggalangan dana

Pelatihan membatik

   

KEGIATAN GOES TO SCHOOL

Nara Sumber Goes To School

Madiun Kota-Dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Dinas Sosial PP dan PA kota Madiun mengadakan kegiatan “Goes to school” dengan mengunjungi sekolah-sekolah SLTP sederajat di kota Madiun. Siswa-siwi di sekolah akan diberikan motivasi tentang bagaimana bergaya hidup sehat dan terhindar dari hal-hal yang bersifat negatif ( kenakalan remaja. sek bebas. narkoba ). Sasaran 15 sekolahan mulai tanggal 16 s/d 19 Juli 2018.(kosant/dinsospppa)

KEGIATAN BAKTI SOSIAL FORUM ANAK KOTA MADIUN

Pembagian Takjil Fakom 26/5/2018

Madiun Kota – Sabtu 26 Mei 2018 Forum Anak Kota Madiun mengadakan kegiatan Bakti Sosial berupa pembagian  takjil yang  dilaksanakan  di jalan Mastrip Kota Madiun tepatnya depan Dinas Pendidikan Kota Madiun, takjil dibagikan kepada masyarakat umum yang melintasi jalan tersebut pada sore hari menjelang jam berbuka (jam 16.30-17.30 WIB)

Continue reading “KEGIATAN BAKTI SOSIAL FORUM ANAK KOTA MADIUN”

Sosialisasi Penghapusan Kekerasan pada Perempuan dan Anak Dinas Sosial PP PA Kota Madiun

Kegiatan Sosialisasi Penghapusan Kekerasan pada Perempuan dan Anak

Dengan model pendampingan MIDUMASJATI “MITRA PEDULI MASYARAKAT SEJATI” Pada  hari Rabu, 9 Mei 2018 Dinas Sosial PP PA Kota Madiun mengadakan sosialisasi Penghapusan Kekerasan pada Perempuan dan Anak yang diikuti kurang lebih 90 peserta  dari PKK KOTA, KECAMATAN DAN KELURAHAN.

Tujuan kegiatan ini :

  1. Untuk mendorong masyarakat berpartisipasi dalam usaha penghapusan  kekerasan dalam rumah tangga
  2. Masyarakat memahami/ mengenali kasus-kasus kekerasan pada perempuan dan anak
  3. Masyarakat mampu dan memanfaatkan fasilitasi PPT untuk mengadu kasus kekerasan terhadap dirinya maupun msyarakat di lingkunganya
  4. Meminimalisir angka kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Dan dengan mengadirkan beberapa Narasumber dalam kegiatan tersebut.

.