July 24, 2024

Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Madiun

Jln. Salak No. 51 Kota Madiun No. Telp : (0351) 465611, Fax (0351) 473737 E-mail : dinsosp3a.kotamadiun@gmail.com Visi : Terwujudnya Pelayanan yang Profesional, Tuntas dan Berkualitas. Misi : 1. Melaksanakan Pelayanan Kesejahteraan Sosial Secara Holistik dan Terpadu 2. Mewujudkan dan Meningkatkan Pelayanan yang Profesional dan Berkualitas 3. Mewujudkan Pelayanan secara Tuntas. Motto: Sambat, Sambut, Sumbut

Wali Kota Maidi Bertekad Jadikan Madiun Kota Madu

DINSOS PPPA KOTA MADIUN – Wali Kota Madiun Drs H Maidi SH MM MPd bertekad menjadikan Kota Madiun sebagai Kota Madu. Guna mewujudkan hal itu, Kelurahan Nambangan Kidul mengadakan pelatihan ternak lebah madu pada Senin (18/7/2022) di gedung pertemuan Kelurahan Nambangan Kidul, Jalan Merak 4B Madiun.

Pelatihan ini dibuka langsung oleh Wali Kota Maidi. Yang ikut sebagai peserta pelatihan ternak lebah madu ini, ada 40 warga masyarakat di Kelurahan Nambangan kidul, termasuk anggota Tagana dari salah satu Pilar Sosial dari Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) yang berdomisili di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya Pak Maidi menyampaikan bahwa ini merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang nantinya mempunyai nilai ekonomis. “Di Kota Madiun, program sejuta bunga sudah terlaksana dan sekarang dimulai dengan lebah madu. Nanti setelah dibudidayakan, produknya lewat koperasi akan dinamai dengan ‘Madu Pendekar Madiun’,” katanya.

Pelatihan ternak lebah madu ini dipandu oleh Agus Priyadi yang menjelaskan banyak hal terkait cara beternak, hingga tanaman bunga yang disukai oleh lebah. Sedangkan untuk praktik langsung mengenal sarang lebah dipandu oleh Mazda Kusuma Pangestu. Kedua narasumber tersebut memang sudah berpengalaman bahkan juga bergerak di bidang budidaya lebah madu.

Diakhir pelatihan, Rahma Indah Heriastuti SP selaku Lurah Nambangan Kidul berpesan agar ilmu yang sudah diterima oleh peserta dapat dimanfaatkan dengan baik, sehingga nantinya dapat menambah nilai ekonomi.

“Setelah ini semua peserta akan mendapatkan seperangkat alat beternak lebah madu yang sudah ada koloni beserta ratu lebahnya juga, setidaknya untuk waktu dekat madu yang dihasilkan dapat dikonsumsi sekeluarga,” pungkasnya. (hansko/dinsospppa)