October 3, 2022

Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Madiun

Pelayanan PPT, SLRT, Rehab SOS . Jln. Salak No. 51 Kota Madiun No. Telp : (0351) 465611, Fax (0351) 473737 E-mail : dinsosp3a.kotamadiun@gmail.com

Trofi Penghargaan KLA Kategori Nindya

DINSOS PPPA KOTA MADIUN – Dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup yang digelar di Ngrowo Bening Kota Madiun pada Selasa (26/7/2022), Wali Kota Madiun H Maidi SH MM MPd menyerahkan berbagai penghargaan yang diperoleh Kota Madiun dari pemerintah pusat kepada OPD yang membidangi.

Salah satunya, trofi penghargaan Kota Layak Anak (KLA) kategori Nindya yang diserahkan langsung kepada Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PP dan PA) Kota Madiun, Heri Suwartono SSos MSi.

Penyerahan trofi ini dilaksanakan di tengah apel peringatan Hari Lingkungan Hidup yang mengusung tema “Satu Bumi untuk Masa Depan.” Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Madiun, Kepala OPD, anak sekolah, dan berbagai utusan dari Dinas Lingkungan Hidup, Perkim, PU, Dishub, Pol PP, BPBD, serta Tagana.

Sebelumnya, Wali Kota Maidi menerima trofi penghargaan KLA kategori Nindya dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI I Gusti Bintang Darmawati Puspayoga di Bogor, Jumat (22/7/2022) lalu.

Dia mengatakan, prestasi KLA Nindya itu merupakan pencapaian yang membanggakan bagi semua pihak yang telah bekerja keras dalam usaha perlindungan anak.

“Penghargaan ini juga merupakan bentuk komitmen yang kuat dari Pemerintah Kota Madiun untuk terus berupaya memberikan layanan terbaik bagi kepentingan anak,” ujarnya.

Kota Madiun berhasil mempertahankan predikat KLA sejak tahun 2017. Pada tahun 2017 dan 2018, Kota Madiun meraih KLA kategori Pratama. Pada tahun 2019 penghargaan tersebut bisa naik satu tingkat dengan kategori Madya. Kemudian di tahun 2021, Kota Madiun berhasil meningkatkan dengan kategori Nindya yang bertahan hingga di tahun 2022.

Maidi menyampaikan bahwa semua yang direncanakan Pemkot Madiun hampir semua mendapatkan penghargaan. “Ini tantangan. Jadi, penghargaan yang diberikan kepada kita harus kita jaga, kita pertahankan, dan kita pertanggungjawabkan,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, sampai saat ini, Kota Madiun telah mendapatkan sekitar 123 penghargaan. Menurutnya, penghargaan tersebut harus dijaga dan dipertanggungjawabkan. Karena nantinya, Kota Madiun akan didatangi oleh kota-kota lain yang belum mendapatkan penghargaan untuk melihat apakah benar kondisi Kota Madiun sesuai dengan penghargaan yang telah diterima.

“Prestasi ini semua karena Bapak/Ibu sekalian yang luar biasa. Terkadang di luar jam dinas pun melakukan lembur untuk mencapai kesempurnaan. Untuk itu saya ucapkan terima kasih,” imbuhnya.

Setelah apel, trofi penghargaan yang diterima Kota Madiun dikirab keliling kota dan berakhir di patung Merlion Sumber Wangi, Jalan Pahlawan Kota Madiun. (hans)