October 3, 2022

Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Madiun

Pelayanan PPT, SLRT, Rehab SOS . Jln. Salak No. 51 Kota Madiun No. Telp : (0351) 465611, Fax (0351) 473737 E-mail : dinsosp3a.kotamadiun@gmail.com

Mediasi Pasutri – saberkelana

DINSOS PPPA KOTA MADIUN – Pertengkaran pasangan suami istri (pasutri) yang berdomisili di Kelurahan Taman membuat warga sekitarnya risau. Akibatnya, mereka dijemput petugas untuk dibawa ke shelter Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kota Madiun, Minggu (7/8/2022).

Siang itu, warga salah satu RT di Kelurahan Taman, Kecamatan Taman, Kota Madiun terkejut dan dibikin risau oleh suara pertengkaran sepasang suami istri di tempat itu. anggota Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) yang berdomisili di sekitar lokasi mencoba untuk melerai, namun tidak berhasil. Akhirnya PSM tersebut berkoordinasi dengan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Taman, Nurdayat yang langsung menghubungi call center 112 Kota Madiun.

Tidak menunggu waktu lama, mobil patroli Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) datang menjemput dan membawa sepasang suami istri itu ke shelter Dinsos PPPA Kota Madiun, Jalan Srindit, Nambangan Kidul untuk ditindaklanjuti.

Menurut Erna Hermawati, salah seorang TKSK yang saat itu bersama anggota Tagana yang juga berada di shelter menyampaikan bahwa pasutri tesebut sudah dikaruniai seorang anak yang berusia 2 tahun, namun si istri memang mempunyai sedikit gangguan mental, sehingga sering berperilaku marah-marah dan cemburu buta pada suaminya.

“Beberapa bulan yang lalu si istri tersebut sudah pernah dibawa ke shelter Dinsos PPPA ini untuk kasus yang sama,” kata Erna.

Saat itu, Dinsos PPPA Kota Madiun, melalui Bidang Rehabilitasi Sosial merujuk sang istri yang termasuk orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) ke Puskesmas untuk diperiksa dan diberi obat. “Namun, akhir-akhir ini obat yang diberikan tidak diminum sehingga kejadian ini terulang kembali,” tambah Erna.

Untuk penanganan selanjutnya, Dinsos PPPA akan menindaklanjuti bersama pihak terkait dan kesehatan hingga ODGJ tersebut sehat lahir batin untuk dipulangkan kembali ke keluarga dan masyarakat. (hansko/dinsos pppa))